Selasa, 03 Mei 2011

MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION

1)      Pengertian Model Group Investigation
Group Investigationn merupakan  salah satu bentuk model pembelajaran kooperatif  yang menekankan pada partisipasi dan aktivitas siswa untuk mencari sendiri materi (informasi) pelajaran yang akan dipelajari melalui bahan-bahan yang tersedia, misalnya dari buku pelajaran atau siswa dapat mencari melalui internet.  Siswa dilibatkan sejak perencanaan, baik dalam menentukan topik maupun cara untuk mempelajarinya melalui investigasi. Tipe ini menuntut para siswa untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam keterampilan proses kelompok. Model Group Investigation dapat melatih siswa untuk menumbuhkan kemampuan berfikir mandiri. Keterlibatan siswa secara aktif dapat terlihat mulai dari tahap pertama sampai tahap akhir pembelajaran.
Di sini  guru lebih berperan sebagai konselor, konsultan, sumber kritik yang konstruktif. Peran tersebut ditampilkan dalam proses pemecahan masalah, pengelolaan kelas, dan pemaknaan perseorangan. Peranan guru terkait dengan proses pemecahan masalah berkenaan dengan kemampuan meneliti apa hakikat dan fokus masalah. Pengelolaan ditampilkan berkenaan dengan kiat menentukan informasi yang diperlukan dan pengorganisasian kelompok untuk memperoleh informasi tersebut. Pemaknaan perseorangan berkenaan dengan inferensi yang diorganisasi oleh kelompok dan bagaimana membedakan kemampuan perseorangan.
Sarana pendukung model pembelajaran ini adalah: lembaran kerja siswa, bahan ajar, panduan bahan ajar untuk siswa dan untuk guru, peralatan penelitian yang sesuai, meja dan kursi yang mudah dimobilisasi atau ruangan kelas yang sudah ditata untuk itu.
Adapun langkah-langkah dala Model Group Investigation ini, adalah sebagai berikut :
a.       Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen
b.      Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok
c.       Guru memanggil ketua-ketua untuk satu materi tugas sehingga satu kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain
d.      Masing-masing kelompok membahas materi yang sudah ada secara kooperatif berisi penemuan
e.       Setelah selesai diskusi, lewat juru bicara, ketua menyampaikan hasil pembahasan kelompok
f.       Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus memberi kesimpulan
g.      Evaluasi
h.      Penutup
2)      Materi yang Cocok dan Alasan Menggunakan Materi dengan Model Group Investigation (GI)
Kelas V           :
-          Perubahan Wujud yang Dapat Kembali dan Tidak Dapat Kembali
      Alasannya : dengan materi ini kelompok dapat melakukan percobaan perubahan wujud yang dapat kembali dan yang tidak dapat kembali. Sumber atau bahan bisa berupa benda asli, seperti air, gula, beras, dan lain-lain sesuai dengan percobaan yang dilakukan. Hal ini kemudian didiskusikan dengan anggota kelompok tentang hasil percobaan tersebut.
-          Sifat Cahaya
      Alasannya :dengan materi ini kelompok dapat meneliti sifat-sifat cahaya seperti : Cahaya merambat lurus, dapat dibiaskan, cahaya dapat dipantulkan, dan cahaya dapat menembus benda bening. Masing-masing kelompok dapat meneliti dengan melakukan percobaab langsung dengan menggunakan beberapa sumber atau alat yang digunakan untuk menunjang percobaan tersebut. Setelah melakukan percobaan maka masing-masing kelompok dapat mendiskusikannya dan memaparkan di dalam laporan untuk dipresentasikan.

Kelas VI          :
-          Perkembangbiakan Makhluk Hidup
      Alasannya : dengan materi ini setiap kelompok dapat mengamati berbagai perkembangan makhluk hidup yang ada di sekitar mereka. Misalnya : perkembangbakan manusia, perkembangbiakan hewan, dan perkembangbiakan tumbuhan. Setiap kelompok dapat mencari atau melakukan pengamatan terhadap materi tersebut, setelah melakukan pengamatan maka dapat disimpulkan untuk dipresentasikan.
-          Pelestarian Makhluk Hidup
      Alasannya : dalam materi ini membahas tentang hewan dan tumbuhan langka, setiap kelompok dapat mendiskusikan hewan atau tumbuhan apa saja yang termasuk langka dan mereka juga mendiskusikan bagaimana cara melestarikan hewan dan tumbuhan yang hampir punah. 


Contoh RPP model pembelajaran ini :
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)

                  Mata Pelajaran       : Ilmu Pengetahuan Alam
                  Kelas/semester        : VI / 1
                  Alokasi waktu         : 2 x 35 menit





A.    Standar Kompetensi
4. Memahami pentingnya pelestarian jenis makhluk hidup untuk mencegah  
    kepunahan.

B.     Kompetensi Dasar
      4.1 Mengidentifikasi jenis hewan dan tumbuhan yang mendekati kepunahan.
4.2 Mendeskrisikan pentingnya pelestarian jenis makhluk hidup untuk   
      perkembangan ilmu pengetahuan alam dan kehidupan masyarakat.


C.     Indikator
·         Menyebutkan contoh hewan  langka yang mendekati kepunahan.
·         Menyebutkan contoh tumbuhan langka yang mendekati kepunahan
·         Menjelaskan pentingnya pelestarian makhluk hidup dalam kaitannya dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

D.    Tujuan
1.      Setelah mempelajari materi ini siswa dapat menyebutkan contoh hewan langka yang mendekati punah
2.      Setelah mempelajari materi ini siswa dapat menyebutkan contoh tumbuhan langka yang mendekati kepunahan.
3.      Setelah mempelajari materi ini siswa dapat menjelaskan pentingnya pelestarian makhluk hidup dalam kaitannya dengan perkembangan ilmu pengetahuan
E.     Materi
            ”Pelestarian Makhluk Hidup"
F.      Metode dan model pembelajaran 
            Metode            : diskusi, tanya jawab
            Model              : Group Investigation (GI )

G.    Langkah – langkah Pembelajaran
1.      Kegiatan awal
a.       Guru memberi salam, berdo’a dan mengabsen siswa
b.      Apersepsi tentang hewan dan tumbuhan langka
c.       Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
d.      Guru membagi kelas menjadi 3 kelompok secara heterogen.

2.      Kegiatan inti
a.       Guru menjelaskan tugas masing-masing kelompok
b.      Guru memanggil ketua masing-masing kelompok untuk mendapatkan materi yang berbeda.
c.       Masing-masing kelompok membahas materi yang diberikan guru secara kooperatif berisi penemuan
d.      Setelah selesai diskusi, perwakilan masing-masing kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok
e.       Guru menanggapi hasil diskusi dan memberikan penjelasan singkat

3.      Kegiatan akhir
a.       Guru melakukan tanya jawab kepada siswa masing-masing kelompok
b.      Guru dan siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari secara bersama-sama
c.       Guru melakukan evaluasi kepada masing-masing kelompok melalui penugasan.
d.      Guru menutup pelajaran

H.    Sumber dan Media Pembelajaran
1.      Sumber Pembelajaran
- Buku Ipa Sains kelas VI, hal : 1 – 45 , penerbit : Erlangga
2.      Media
-    gambar  hewan langka
-    gambar tumbuhan langka

I.       Penilaian dan Evaluasi
            Teknik Penilaian          : Tes tertulis
                                                  Tes lisan
                                                  Penugasan
            Bentuk Instrumen       : Uraian
                                                  Mengisi tabel penelitian

            Evaluasi                       :
Uraian
1)      Sebutkan contoh hewan yang mendekati punah ?
2)      Sebutkan contoh tumbuhan yang mendekati punah ?
3)      Bagaimana cara melestarikan hewan dan tumbuhan yang hampir punah ?
4)      Sebutkan nama tempat perlindungan hewan dan tumbuhan yang anda ketahui!
5)      Mengapa hewan dan tumbuhan perlu dilestarikan, kemukakan pendapat mu!

Tabel penelitian
No
Nama hewan / tumbuhan langka
Asal daerah
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10



J.       Bobot nilai dan kriteria penilaian
         Bobot nilai : Skor 1 soal uraian = 20, jadi 5 soal x 20 = 100
                              Skor 1 soal tabel penelitian = 10, jadi 10 soal x 10 = 100
         Kriteria Penilaian :
-          siswa dinyatakan berhasil apabila mendapatkan nilai > 60, dan
-          siswa  dinyatakan kurang berhasil apabila mendapatkan nilai 60.


                                                                               

Lampiran materi
PELESTARIAN MAKHLUK HIDUP
1)      Melindungi hewan
            Beberapa hewan langka yang kamu pelajari ini hidup dialam indonesia, ada pula yang hidup di tempat lain :
a.       Burung cendrawasih, burung ini hidup di Irian Jaya (papua). Karena bulunya yang amat indah, burung ini juga disebut burung surga.
b.      Burung jalak bali, burung jalak ini hanya hidup di Bali.
c.       Badak bercula satu, hewan ini hidup di Ujung Kulon daerah di ujung barat Banten. Cula adalah kumpulan rambut yang menyatu dan mengeras.
d.      Harimau sumatera, hewan ini bertubuh lebih kecil dibanding dengan harimau sejenis di tempat lain. Harimau yang permukaan tubuhnya berwarma loreng ini hidup di Sumatera.
e.       Komodo, hewan ini tampak seperti kadal raksasa. Komodo hanya hidup di pulau Komodo di wilayah Nusa Tenggara Timur. Hewan ini merupakan karnivora.
f.       Panda, panda ini terdapat di daratan Cina.
g.      Gorila, hewan ini berasal dari Afrika.
h.      Orang utan, hewan ini hidup di hutan-hutan Sumatra dan Kalimantan.

2)      Melindungi Tumbuhan
            Beberapa tumbuhan yang terbilang hampir punah, yaitu :
a.       Bunga bangkai Raksasa, karena mengeluarkan bau busuk ketika mekar maka bunga ini disebut bunga bangkai. Secara alami, bunga bangkai raksasa ini hidup di hutan –hutan sumatra.
b.      Bunga Reafflesia, ada berbagai jenis bunga Rafflesia yang hidup di hutan kalimantan dan sumatera. Bunga Rafflesia dimanfaatkan sebagai bahan obat.
c.       Jamblang, orang jawa menyebut tumbuhan buah ini dengan nama duwet.
d.      Kesemek, buah ini semakin sulit ditemukan dipasaran luas, padahal 10 tahun lalu buah kesemek masih bisa ditemukan dijakarta.
e.       Cendana, adalah pohon berbatang kayu yang tingginya dapat mencapai 15 meter. Cendana dahulu banyak tumbuh di hutan sumba, Timor, Sulawesi dan Jawa timur.

3)      Pentingnya Pelestarian Makhluk Hidup
            Adapun berbagai cara melestarikan makhluk hidup, yaitu:
a.       Melindungi tempat hidupnya,
b.      Mengembangbiakannya
c.       Melarang kepemilikan satwa yang dilindungi

            Beberapa tempat perlindungan hewan dan tumbuhan :
a.       Cagar alam
b.      Suaka margasatwa
c.       Taman nasional
d.      Taman hutan raya
e.       Taman wisata alam



0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Diberdayakan oleh Blogger.
 
 
eva yuanita

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger