Selasa, 03 Mei 2011

MODEL PEMBELAJARAN ROUND CLUB ATAU KELILING KELOMPOK

Model Pembelajaran Round Club Atau Keliling Kelompok adalah kegiatan pembelajaran dengan cara berkelompok untuk bekerjasama saling membantu mengkontruksi konsep. Menyelesaikan persoalan atau inkuiri. Menurut teori dan pengalaman agar kelompok kohesif (kompak-partisipatif), tiap anggota kelompok terdiri dari 4-5 orang, siswa heterogen (kemampuan gender, karakter) ada control dan fasilitasi, serta meminta tanggung jawab hasil kelompok berupa laporan atau presentasi.
Model pembelajaran ini dimaksudkan agar masing-masing anggota kelompok mendapat serta pemikiran anggota lain.

v  Kelebihan Round Club Atau Keliling Kelompok
1)      Adanya tanggung jawab setiap kelompok
2)      Adanya pemberian sumbnagan ide pada kelompoknya
3)      Lebih dari sekedar belajar kelompok
4)      Bisa saling mendengarkan dan mengutarakan pendapat, pandangan serta hasil pemikiran
5)      Hasil pemikiran beberapa kepala lebih kaya dari pada satu kepala
6)      Dapat membina dan memperkaya emosional

v  Kekurangan Round Club Atau Keliling Kelompok
1)      Banyak waktu yang terbuang dalam pembelajaran keliling kelompok
2)      Suasana kelas menjadi rebut
3)      Tidak dapat diterapkan pada mata pelajaran yangmemerlukan pengayaan

v  Langkah-langkah pembelajaran
1)      Guru menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompotensi dasar
2)      Guru membagi siswa menjadi kelompok
3)      Guru memberikan tugas atau lembar kerja
4)      Salah satu siswa dalam masing-masing kelompok menilai dengan memberikan pandangan dan pemikiran mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan
5)      Siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya
6)      Demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jarum jamk atau dari kiri ke kanan

v  unsur-unsur yang perlu diperhatikan
1)      Setiap kelompok mendapat kesempatan untuk memberikan kontribusi mereka
2)      Ketika suatu kelompok mempresentasikan hasil dari deskripsinya, maka kelompok lain lebih bertanya dari hasil deskripsi materinya
3)      Setelah selesai dari kelompok yang satu maka yang lainnya atau kelompok selanjutnya yang mempresentasikan dan yang alinnya bisa mengajukan pandangan dan pemikiran anggota lainnya
4)      Kegiatan tersebut terus-menerus sampai kelompok yang terakhir yang silaksanakan arah perputaran jarum jam

Contoh RPP model pembelajaran ini :

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP)


Mata Pelajaran            : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA )
Tema                           : Perubahan Sifat Benda
Kelas/Semester            : V/II
Alokasi Waktu            : 2 X 35 Menit

A.  Standar Kompetensi
      Mengenal berbagai macam perubahan sifat-sifat benda

B.  Kompotensi Dasar
      Mengetahui perubahan sifat ada yang dapat kembali dan ada yang tidak dapat kembali ke wujud semula.

C.  Indikator
      1.  Menjelaskan perubahan sifat benda dan factor-faktor  yang mempengaruhinya
      2.  Mengetahui sifat-sifat benda
      3.  Menjelaskan macam –macam perubahan sifat benda

D.  Tujuan Pembelajaran
      1.   Siswa dapat mengetahui perubahan sifat benda dan factor-faktor yang
            mempengaruhinya
  1. Siswa dapat mengetahui sifat-sifat benda
  2. Siswa dapat mengetahui macam-macam perubahan sifat benda.

E.   Materi Pokok
      Perubahan sifat-sifat benda

F.   Metode Pembelajaran
  1. Ceramah
  2. Tanya jawab
  3. Demosntrasi
  4. Tugas kelompok
  5. Evaluasi

G.  Sumber dan Media Pembelajaran
      a. Sumber
1.Buku IPA saling Temas, kelas 5, Penerbit Intan Pariwara
2.Buku Sains IPA, kelas 5, Penerbit Erlangga

b. Media Pembelajaran
      Bahan-bahan buat percobaan seperti :
1.      Tanah liat              6. Buah
2.      Batu bara               7. Paku
3.      Kertas                    8. Air
4.      Korek api              9. Gula
5.      Lilin

H.  Langkah-langkah Pembelajaran
1. Kegiatan awal ( ± 5 menit )
a.       Guru memberi salam, berdo’a, menanyakan kabar siswa dan mengabsen siswa.
b.      Guru dan siswa menyiapkan materi atau bahan pelajaran
c.       Guru memberitahukan indicator dan tujuan yang akan di capai setelah pembelajaran
d.      Guru melakukan apersepsi dengan cara tanya jawab
2.  Kegiatan Inti (± 60 menit )
a.       Guru menjelaskan materi pelajaran
b.      Guru memberikan contoh bagaimana perubahan sifat benda tersebut
c.       Guru menjelaskan sifat-sifat benda seperti bentuk, warna, kelenturan, kekerasan dan bau
d.      Guru menjelaskan factor-faktor yang mempengaruhi perubahan sifat benda
e.       Guru mendemostrasikan  bagaimana penyebab perubahan sifat benda itu dapat terjadi
f.       Guru menjelaskan dan mendemostrasikan macam-macam perubahan sifat benda
g.      Guru mengajukan beberapa pertanyaan kepada siswa secara lisan
h.      Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok
i.        Siswa disuruh untuk mengisi table-tabel yang ada di buku paket hal.71 dan 74 dan menyalinnya di buku tugas.
j.        Siswa disuruh memberikan pandangan dan pemikiran mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan
k.      Siswa dalam kelompok lain juga disuruh ikut memberikan kontribusinya dan dilaksanakan searah dengan perputaran jarum jam atau dari kiri ke kanan.
  1. Kegiatan akhir (± 5 menit )
a.       Guru memberikan motivasi dan penguatan
b.      Guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan tentang materi yang dipelajarinya.
c.       Guru melakukan evaluasi dengan memberikan soal-soal untuk PR
d.      Guru menutup pelajaran

I.    Penilaian
            Penilaian dilakukan dengan tes dan tulisan
  1. Tes lisan : - ketepatan jawaban
     - keseriusan dan konsentrasi dalam menyimak
            Bentuk tes : Tanya jawab
  1. Tes tertulis : - tugas kelompok
         - evaluasi
            Bentuk istrumen : tes isian

J.    Evaluasi
      A. Soal
            Kini kamu telah mempelajari perubahan sifat benda. Apakah kamu sudah paham? Sekarang coba isi kotak kosong berikut dengan pertanmyaan yang benar ! Tuliskan jawabanmu pada buku kerja !
      1.                                      Sifat yang membedakan karet gelang dan tali raffia.

      2.                                       Perbedaan yang menyebabkan tutup toples dapat
                                                digores dengan paku
      3.                                       Bola, balok dan kerucut
     
      4.                                       Contoh perubahan wujud dari padat menjadi cair

      5.                                       Sifat perubahan pada perkaratan besi.

  1. Tetap
  2. Lilin dibakar
  3. Sementara
  4. Kelenturan
  5. Bentuk
  6. Kekerasan
  7. Lilin dipanaskan
 
           



B. Jawaban
1. d. kelenturan
2. f. kekerasan
3. e.. bentuk
4. c. sementara
5. a. tetap

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Blog Archive

 
Eva Wahyudi

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger